Rutan Over Kapasitas, Pencarian Lahan Terus Dikebut

Tingkat keterisian Rutan Kelas I Kota Solo sudah jauh melebihi kapasitas yang ada.

Tema : Hukum | Penulis : Agung Huma | Foto : Agung Huma | Pengunggah : Ellisa Siti

"Kami telah melakukan survey, sejumlah lokasi di dua kabupaten tersebut. Namun, lokasi yang pas belum ditentukan,"_ tandas Karutan Solo, Urip Dharma Yoga saat dikonfirmasi, Rabu (2/3/2022).

SOLO- Pindah lokasi baru Rumah Tahanan Kota Solo masih menunggu. Memang, rencana ada dua lokasi yang dibidikan tapi masih tahap survey. Hal ini disampaikan Karutan Solo, Urip Dharma Yoga saat dikonfirmasi, Rabu (2/3/2022).

"Kami telah melakukan survey, sejumlah lokasi di dua kabupaten tersebut. Namun, lokasi yang pas belum ditentukan," tandasnya.

Dengan begitu pihaknya masih menunggu hasil survei dari tim Kemenkumham. Baik itu dari kantor wilayah pusat maupun Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Tengah. Lokasi yang ditentukan ia merinci untuk Kabupaten Karanganyar diantara di lokasi Kecamatan Gondangrejo dan Kecamatan Colomadu.

"Untuk di Kabupaten Sukoharjo terletak di Kelurahan Sonorejo dan Kelurahan Kriwen," tandasnya.

Tingkat keterisian Rutan Kelas I Kota Solo sudah jauh melebihi kapasitas yang ada. Bahkan tingkat keterisian itu hampir dua kali lipat dari kapasitas yang ada. Seharusnya 293 orang kapasitasnya tapi over kapasitas 

"Tapi pertengahan Februari lalu telah terisi 555 orang," ungkapnya.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, A. Yuspahruddin, berharap pemindahan rutan dapat segera dilaksanakan. Untuk anggaran ia usulkan segera tahun depan bisa ada anggarannya. Menurutnya ada beberapa hal penting yang diperhatikan dalam pencarian lahan tersebut. Selain unsur keluasan lahan, juga mengenai lingkungan yang mendukung. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seratus Lebih Warga Binaan Terima Remisi Dan Tiga Bebas Disaat Lebaran

Adanya Alih Fungsi Pasar Ikan Higienis Balekambang, Ketua Komisi II DPRD Solo Minta Segera Inspektorat Mengaudit

Menteri Investasi Blak Bkakan Politik Pemilu Puan Ganjar dan Sebut Gibran Bahaya Yang Diwaspadai Erick Thohir